Penyebab dan Gejala Anemia

Penyakit Anemia adalah suatu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah mengandung hemoglobin untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh organ. Dalam situasi ini, pasien biasanya akan merasa lelah dan kelelahan, sehingga tidak dapat melakukan aktivitas yang optimal.

Pengobatan kondisi ini bervariasi tergantung pada penyebabnya. Anemia dapat diobati dengan mengonsumsi suplemen secara rutin atau prosedur pengobatan khusus.

Gejala Anemia

Anemia dapat ditandai dengan gejala berikut:

  • Tubuh merasa lemah dan lelah.
  • Pucat atau kekuningan kulit.
  • Denyut jantung tidak teratur.
  • Sesak napas.
  • Pusing
  • Nyeri dada.
  • Tangan dan kaki merasa dingin.
  • Berkonsentrasi sulit.
  • Insomnia.
  • Kram kaki.

Gejala anemia sering tidak disadari dan akan dirasa menjadi lebih buruk seiring kondisi kesehatan yang juga menurun seperti kelelahan.

Penyebab Anemia

Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah mengandung hemoglobin. Kondisi yang dapat menyebabkan anemia pada orang yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu:

  1. Tubuh tidak memproduksi cukup sel darah merah.
  2. Perdarahan yang menyebabkan tubuh kehilangan darah lebih cepat dari kemampuan tubuh untuk memproduksi darah.
  3. Reaksi abnormal tubuh untuk menghancurkan sel-sel darah merah yang sehat.

Berikut ini adalah deskripsi singkat tentang jenis anemia berdasarkan penyebab, termasuk:

  • Anemia karena kekurangan zat besi – Kekurangan zat besi dapat menyebabkan tubuh mengalami anemia dikarenakan sumsum tulang membutuhkan zat besi untuk membuat sel darah.
  • Anemia yang disebabkan oleh kekurangan vitamin – Selain membutuhkan zat besi, tubuh juga membutuhkan vitamin B12 dan asam folat untuk membuat sel darah merah.
  • Anemia penyakit kronis – Penyakit dapat menjadi penyebab anemia karena mengganggu proses pembentukan dan penghancuran sel darah merah. Seperti HIV/AIDS, kanker, rheumatoid arthritis, penyakit ginjal, penyakit Crohn, dan penyakit peradangan kronis.
  • Anemia Aplastik –  Tubuh tidak dapat memproduksi sel darah merah secara optimal, disebabkan oleh infeksi, efek samping obat, penyakit autoimun, atau paparan zat kimia beracun.
  • Anemia karena penyakit sumsum tulang – Beberapa penyakit seperti leukemia atau mielofibriosis dapat mengganggu produksi sel darah merah di sumsum tulang dan menimbulkan anemia.
  • Anemia Hemolitik – Terjadi pada saat sel darah merah dihancurkan oleh tubuh lebih cepat dibanding waktu produksinya.
  • Anemia sel sabit (sickle cell anemia) – Anemia ini bersifat genetis dan disebabkan oleh bentuk hemoglobin yang tidak normal sehingga menyebabkan sel darah merah berbentuk seperti bulan sabit, bukan bulat bikonkaf seperti sel darah merah.
Penyebab dan Gejala Anemia | indoherba | 4.5
error: Content is protected !!