Penyebab Gejala dan Pengobatan Diabetes

Penyakit Diabetes adalah salah satu jenis penyakit yang saat ini menjadi penyakit yang banyak diderita. Diabetes (diabetes melitus) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang jauh di atas normal. Kadar zat gula dalam darah biasanya dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Tetapi organ pankreas milik penderita diabetes tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.

Indonesia sendiri termasuk dalam 10 negara terbesar penderita diabetes. Pada tahun 2013, penderita diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 8,5 juta orang.

Jenis dan Penyebab Diabetes

Diabetes sebetulnya terbagi menjadi beberapa jenis tipe diabetes antara lain:

  • Diabetes Melitus tipe 1 – Sistem kekebalan tubuh yang menyerang pankreas menyebabkan kurangnya produksi insulin dari pankreas .
  • Diabetes Melitus tipe 2 – Penyebab kurangnya produksi insulin dari pankreas, dan bisa juga karena sel-sel tubuh yang menjadi kurang peka terhadap insulin atau yang dikenal dengan istilah resistensi terhadap insulin.
  • Diabetes Gestasional – Pemicunya adala perubahan hormon saat proses kehamilan.
  • Diabetes Insipidus – Tubuh tidak menghasilkan cukup banyak hormon antidiuretik dan mengakibatkan banyaknya air yang terbuang dalam urine.

Gejala dan Diagnosa Diabetes

Gejala Diabetes Melitus Tipe 1 dan 2 antara lain :

 

  • Sering merasa haus.
  • Rasa lapar yang ekstrem.
  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas
  • Massa otot berkurang
  • Terdapat keton dalam air seni – Keton adalah produk sampingan dari metabolisme otot dan lemak.
  • Kelelahan.
  • Penglihatan menjadi kabur.
  • Luka maka akan sangat lama untuk sembuh.
  • Sering mengalami infeksi (gusi, kulit, vagina, atau saluran kemih)

Gejala Diabetes Gestasional antara lain:

 

  • Sering merasa haus.
  • Sering buang air kecil.
  • Mulut terasa kering.
  • Mudah merasa lelah.
  • Penglihatan buram.

Gejala Diabetes Insipidus antara lain:

 

  • Mengompol pada waktu tidur.
  • Mudah terusik atau marah.
  • Menangis secara berlebihan.
  • Suhu tubuh tinggi atau hipertermia.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Kehilangan selera makan.
  • Merasa kelelahan dan keletihan.
  • Pertumbuhan lebih lambat.

Cara Mendiagnosa Penyakit Diabetes

Diagnosa Diabetes Melitus:

  • Tes HbA1c – Pemeriksaan kadar gula rata-rata dalam darah penderita selama periode 2-3 bulan terakhir. Tingkat HbA1c dengan angka 6,5% atau lebih akan menandakan pasien mengidap diabetes tipe 2.
  • Tes Toleransi Glukosa Oral – Tes untuk mengevaluasi aktivitas insulin dalam tubuh.

Diagnosa Diabetes Insipidus:

  • Tes deprivasi air – Tes mengonsumsi cairan selama beberapa jam untuk melihat reaksi tubuh.
  • Tes darah dan tes urine – Untuk mengetahui kadar hormon antidiuretik, glukosa, kalsium, dan potasium di dalam darah. Juga ke enceran dari cairan urine.
  • Tes hormon antidiuretik – Untuk melihat reaksi tubuh terhadap hormon antidiuretik yang diberikan melalui suntikan untuk mengetahui diabetes insipidus jenis apa yang diderita.
  • MRI

Diagnosa Diabetes Gestasional:

  • Tes toleransi glukosa oral (TTGO) awal – Memeriksa kadar glukosa dalam darah 1 jam sebelum dan sesudah mengkonsumsi cairan sirup gula yang diberikan dokter.
  • Tes toleransi glukosa oral (TTGO) lanjutan – Memeriksa kadar glukosa dalam darah setelah berpuasa semalam dan dipagi hari diberikan sirup gula yang lebih tinggi kadarnya dari tes awal.

Pengobatan Diabetes

Diabetes Melitus Tipes 1:

  • Pemberian Insulin
  • Pemantauan Kadar Gula Darah
  • Transplantasi Islet
  • Transplantasi Pankreas
  • Obat-obatan

Diabetes Melitus Tipes 2:

  • Terapi Insulin
  • Pemantauan Kadar Gula Darah
  • Gaya Hidup Sehat – Pola makan yang sehat, Berolahraga, Menurunkan berat badan, Berhenti merokok dan konsumsialkohol, menjaga kondisi agar tidak luka, memeriksa kondisi mata.
  • Obat-obatan

Jenis obat-obatan yang biasa digunakan dalam proses pengobatan diabetes melitus antara lain:

  1. Metformin untuk mengurangi kadar gula darah
  2. Sulfonilurea untuk meningkatkan produksi insulin dalam pankreas
  3. Pioglitazone sebagai pemicu insulin
  4. Gliptin (penghambat DPP-4 ) sebagai pencegah pemecahan GLP-1
  5. Penghambat SGLT-2 yang berdampak pada urine
  6. Agonis GLP-1 – Pemicu insulin tanpa risiko hipoglikemia
  7. Acarbose – Memperlambat pencernaan karbohidrat
  8. Nateglinide dan repaglinide – Melepas insulin ke aliran darah

Diabetes Gestasional:

  • Memonitor kadar glukosa dalam darah.
  • Pemeriksaan ultrasound
  • Diet sehat
  • Olahraga

Diabetes Insipidus:

Jenis obat-obatan yang biasa digunakan dalam proses pengobatan diabetes melitus antara lain:

  • Desmopressin
  • Thiazide diuretik
  • Obat Anti-inflamasi Non-steroid

Obat Tradisional Diabetes

Untuk beberapa jenis tanaman obat dapat dimanfaatkan dalam pengobatan diabetes. Diantaranya adalah :

  • Tanaman Obat Bawang Putih
  • Tanaman Obat Kayu Manis
  • Tanaman Obat Kemangi
  • Tanaman Obat Lidah Buaya
Penyebab Gejala dan Pengobatan Diabetes | indoherba | 4.5
error: Content is protected !!