Penyebab Gejala dan Pengobatan Herpes

indoherba.net – Penyakit Herpes adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi dari virus herpesviridae. Lazimnya masyarakat umum menyebut sebagai penyakit herpes, dan biasa dikategorikan sebagai penyakit kulit, karena memang ditandainya pada bagian kulit. Munculnya lepuhan kulit dan tanda kulit kering menjadi penanda infeksi dari virus tersebut. Adapun jenis virus herpes yang umum dikenal adalah HSV atau Herpes Simplex Virus.

Penyebab Infeksi Herpes

Seperti sudah dijelaskan bahwa penyakit herpes disebabkan adanya inveski virusherpesviridae. Pembagian kelompok virus herpesviridae adalah sebagai berikut:

  • Alfa Herpervirus – HSV 1 dan 2, Virus Varicella-zoster (Cacar Air dan Cacar Ular)
  • Beta Herpesvirus – Cytomegalovirus, Herpesvirus 6 dan 7
  • Gamma Herpesvirus – Epstein-Barr virus dan human herpesvirus 8

Tahapan infeksi herpes terbagi menjadi 4 periode, rincian tahapan infeksi herpes adalah sebagai berikut:

  • Stadium Primer – Terjadi dalam rentang waktu 2 – 8 setelah terjadi infeksi.
  • Stadium Laten – Waktu penyebaran ke saraf dekat saraf tulang belakang melaui kulit.
  • Stadium Peluruhan – Virus berkembang biak di bagian ujung-ujung saraf organ tubuh.
  • Stadium Rekurensi – Peroide dimana gejala dan proses kembang biak dan regenerasi berulang.

Gejala Infeksi Herpes

Adapun gejala-gejala umum yang bisa terlihat diantaranya

  • Munculnya blister (kulit melepuh) berukuran kecil, berisi cairan bening/ keruh, dapat pecah dan menimbulkan luka. (Stadium Primer)
  • Diawali dengan demam
  • Nyeri otot, dan lemas.
  • Muncul rasa nyeri, gatal, rasa terbakar atau ditusuk pada tempat infeksi
  • Daerah sekitar blister berwarna kemerahan. (Stadium Primer)
  • Berkurangnya atau meredanya blister. (Stadium Laten)
  • Gatal, Kesemutan, Nyeri di daerah yang terkena infeksi.

Beberapa gejala yang umumnya muncul pada penderita herpes genital, antara lain:

  • Gatal.
  • Sakit pada saat buang air kecil.
  • Keluarnya cairan dari vagina.
  • Munculnya benjolan di selangkangan.
  • Munculnya koreng yang menyakitkan pada kemaluan, pantat, anus, atau paha.

Diagnosa Infeksi Herpes

Herpes dapat didiagnosis melalui pemeriksaan secara fisik. Dilihat dari munculnya blister atau koreng pada kulit penderita. Pemeriksaan tambahan dapat berupa :

Kultur virus herpes simplex – Memeriksa area kulit atau genital, juga cairan genital atau cairan tubuh lainnya yang terindikasi infeksi herpes Tes antibodi – untuk mengecek antibodi spesifik HSV 1 ataupun HSV 2.

Pengobatan Infeksi Herpes

Pengobatan infeksi herpes di fokuskan untuk menghilangkan blister juga mencegah penyebarannya. Pemberian obat-obatan antivirus juga dapat mengurangi komplikasi akibat herpes.

Beberapa jenis obat-obatan yang digunakan untuk mengobati herpes diantaranya :

  • Acyclovir.
  • Valacyclovir.
  • Famciclovir.

Dalam proses penyembuhan beberapa cara guna mengurangi rasa nyeri akibat infeksi antara lain :

  • Mengonsumsi obat pereda nyeri (paracetamol atau ibuprofen).
  • Mandi dengan menggunakan air suam
  • Mengompres pada area yang terinfeksi menggu akan air hangat.
  • Gunakan pakaian dalam berbahan katun.
  • Gunakan pakaian longgar.
  • Menjaga kebersihan area yang terinfeksi.
  • Menjaga kondisi area yang terinfeksi agar tetap kering.
  • Konsultasi dengan tenaga medis untuk Khusus ibu hamil yang menderita infeksi herpes.

Komplikasi Herpes

  • Komplikasi yang umum terjadi adalah dari herpes-zoster menyebabkan :
  • Ruam menyebar ke bagian mata.
  • Post herpetic neuralgia – Rasa nyeri meskipun ruam di kulit sudah hilang.
  • Ruam yang diikuti dengan sesak napas dan sakit kepala (Sindrom Ramsay-Hunt).
  • Ruam yang diikuti dengan infeksi bakteri sekunder (kulit kemerahan, bengkak dan hangat).

* Gejala Sindrom Ramsay-Hunt antara lain adalah kehilangan pendengaran, pusing, nyeri di salah satu telinga dan kehilangan kemampuan mengecap rasa pada lidah

Pencegahan Infeksi Herpes

Untuk mencegah penyebaran virus herpes ke orang lain, dapat dilakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Menghindari kontak fisik dengan orang lain, terutama kontak dari koreng yang muncul akibat herpes.
  • Mencuci tangan secara rutin.
  • Mengoleskan obat antivirus topikal.
  • Tidak berbagi pakai barang-barang pribadi seperti peralatan makan dan mandi.
  • Tidak melakukan oral seks, ciuman atau aktivitas seksual lainnya, selama munculnya gejala penyakit herpes.
  • Khusus bagi penderita herpes genitalia, harus menghindari segala bentuk aktivitas seksual selama masa tersebut.
  • Menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan.
Penyebab Gejala dan Pengobatan Herpes | indoherba | 4.5
error: Content is protected !!